Diawal 2015 jalan ini memang jalan yang sunyi, menetapkan sebuah mimpi hingga kini cahaya terang itu mulai nampak. Diawali dengan memperjuangkan jurnal yang ada dikampus untuk sekedar dapat ditelusuri online, dan bermimpi suatu saat ada jurnal yang terindeks DOAJ dan Terkareditasi. Tidak pelu panjang lebar bercerita terkait dengan perjuangan tapi ijinkan kami menyampaikan sebuah capaian. Sebuah janji yang pernah terucap dan berhasil untuk ditepati ketika estafet harus berganti.
Berdasarkan informasi yang ditampilak di doaj.org sampai dengan 21 Agustus ini tercatat sudah 9 jurnal dikampus kami yang sudah terindeks DOAJ, dengan rekor sementara jurnal yang baru saja terindeks per 30 Maret 2019 adalah jurnal yang baru menerbitkan 3 nomor/issue pertamanya. Sedangkan untuk data jurnal terakredisi nasional berdasarkan data pada http://sinta2.ristekdikti.go.id/ sampai dengan posting ini ditulis tercatat 15 jurnal sudah terakreditasi dengan sebaran peringkat mulai peringkat 2 (1 jurnal); peringkat 3(4 jurnal); peringkat 4 (5 jurnal); peringkat 5 (5 jurnal).
Saya yakin dan percaya ini semua hanya sebuah awal, pondasi untuk lebih baik dan lebih baik lagi. Dalam waktu dekat akan ada lonjakan signifikan jumlah jurnal terkareditasi nasional. Ijinkan kami untuk tetap berjalan dijalan yang sunyi ini demi sebuah janji yang akan coba untuk segera ditepati. Sebuah cerita yang mungkin ditulis untuk dapat terus memotivasi diri sendiri, untuk perjuangan yang akan terus dilalui sampai tiba saatnya untuk berhenti.

9 Jurnal Terindeks DOAJ dan 15 Jurnal Terkareditasi Universitas PGRI Madiun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *