Sebuah tulisan yang menggambarkan sebuah kebanggaan akan sebuah komunitas yang lahir atas keprihatinan dan sebuah keinginan untuk maju. Mengambil jalan yang sepi jalan yang oleh sebagaian orang untuk ditinggalkan karena khawatir akan konsekuensi lagis yang diemban. Pengelola Jurnal banyak dari mereka dianggap sebagai orang gila karena mati-matian memperbaiki dan memanage artikel orang lain sampai lupa akan tulisannya sendiri. Ia awal perjuangan mengelola jurnal elekstronik memang dirasa sangat berat, ia memang berat sebelum kami bertemu, sebelum kami kenal dan sebelum kami bersama-sama dalam satu barisan.
Kami berjuang atas nama Relawan Jurnal Indonesia, nyaris sejak saat Munas di Yogyakarta 2016 sampai dengan hari ini abaut  di WA saya tertuliskan relawan jurnal indonesia. Kekuatan kami adalah berbagi, kami berbagi untuk menggiatkan publikasi. Mimpi kami sederhana tidak ada lagi mereka seperti kami yang merasa berjuang sendiri sebagai pengelola jurnal, guna meningkatkan publikasi Indonesia tercinta ini. Baru sedikit yang bisa kami lakukan, masih banyak PR yang harus dikerjakan. Majelis ini majelis ilmu, ilmu tentang pengelolaaan jurnal ilmiah elektronik. Ilmu tentang bagaimana untuk lebih melayani dan memberi solusi kepada para penulis artikel ilmiah.
Tidak ada kata mudah dalam sebuah perjuangan semoga lelah kalian kelak mendapatkan penganti yang lebih baik. Tetaplah membumi, mendampingi seluruh pengelola jurnal dipelosok negeri ini.
#berbagigiatkanpublikasi
#rji
#selfreminder

Majelis ilmu itu bernama Relawan Jurnal Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *